Friday 18th October 2019

Benarkan Ikan Asin Dapat Sebakan Kanker? Ini Penjelasannya

ikan asin

Ayokbaca.com – Istilah ‘ikan asin’ ramai diperbincangkan hingga berujung penangkapan Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar. Panganan dengan aroma dan rasa khas ini mungkin bisa ditemukan di kebanyakan rumah tangga Indonesia.

Kerap dikonsumsi sebagai lauk atau pelengkap masakan,  ternyata menyimpan risiko bagi kesehatan. Risiko meningkat seiring jumlah dan seringnya makan asin setiap hari. Risiko tentunya tidak langsung terlihat atau bisa dirasakan.

“Konsumsi ikanasin berlebihan bisa mengakibatkan kanker saluran cerna, yang dimulai dari bibir dan rongga mulut hingga lambung. Semua yang dilewatin ikan asin berisiko kena kanker,” kata dokter ahli radiasi onkologi dr Denny Handoyo Kirana Sp Onk Rad dalam acara support grup kanker Cancer Information and Support Center (CISC), Sabtu (13/7/2019).

Risiko ini sesuai alur pengolahan ikan asin dalam saluran cerna. Beberapa risiko kanker yang mungkin muncul adalah rongga mulut, tenggorokan dekat nasofaring, kerongkongan atau esofagus, hingga lambung.

Meski begitu ikan asin tak menjadi satu-satunya faktor risiko. Menurut dr Denny, kanker yang merupakan mutasi gen terjadi karena banyak faktor. Beberapa faktor risiko lain penyebab kanker adalah gaya hidup, geografis, dan ekonomi pada pasien.

No Responses

Leave a Reply