Thursday 12th December 2019

Mobil Ini Tidak Akan Bisa Dikendarai Jika Supirnya Mabuk

mobil-volvo-anti-mabuk

Pengemudi yang berada di bawah pengaruh alkohol sering kali menyebabkan kecelakaan. Mengurangi risiko kecelakaan saat pengemudi mabuk, Volvo akan meluncurkan sistem yang mampu mendeteksi pengemudi yang tidak fokus saat berkendara.

Melalui siaran pers yang dipublikasikan, Volvo akan memaksimalkan fungsi kamera di model kendaraan mereka selanjutnya. Melalui kamera itu mobil dapat memonitor dan mengevaluasi tingkat responsif pengemudi..

“Ketika berbicara mengenai safety, tujuan kami adalah menghindari kecelakaan secara menyeluruh daripada mengurangi dampak ketika kecelakaan terjadi. Dalam kondisi ini, kamera akan memonitor kebiasaan pengemudi yang bisa berpotensi berujung pada kecelakaan,” ujar Senior Vice President Research and Development Volvo, Henrik Green.

Detail spesifik bagaimana cara kerja sistem ini belum sepenuhnya diungkapkan. Berdasarkan teorinya, kamera akan menangkap pergerakan mata pengemudi apakah tertutup atau tidak fokus ke jalanan dalam jangka waktu tertentu. Selain kamera, mobil juga akan mengevaluasi manuver yang dilakukan oleh pengemudi dan mendeteksi ada ketidakstabilan seperti teknologi lane keeping assistance yang sudah ada saat ini.

Jika mobil mendeteksi pengemudi tidak fokus atau terdistraksi, mobil akan mengambil beberapa pilihan mulai dari membatasi kecepatan hingga berhenti jika perlu. Mobil Volvo ini juga bisa menghubungi panggilan darurat jika dibutuhkan.

Beberapa perusahaan mobil sudah ada yang merencanakan hal serupa, namun tampaknya Volvo menjadi yang pertama siap mengantarkan produk ini terlebih dahulu ke pasaran. Bersamaan dengan pemberitaan ini, Volvo juga akan membatasi kecepatan kendaraannya menjadi 180 km/jam saja.

Volvo akan mengimplementasikan teknologi pada tahun 2020 mendatang pada platform generasi terbaru mereka SPA2. 

No Responses

Leave a Reply