Sunday 20th October 2019

5 Pohon Natal Paling Menawan Sepanjang Masa

pohon Natal

Seperti apa rupa pohon Natal terindah dan paling spektakuler yang pernah dilihat dalam hidup Anda? Jangan bayangkan pohon natal biasa. Ada sejumlah pohon Natal yang sengaja didesain megah, cantik dan mewah.

Bicara soal pohon Natal paling menawan, rasanya belum ada yang bisa menandingi pohon-pohon Natal di bawah ini, dikutip dari Elledecor, Selasa, 25 Desember 2018.

Rockefeller Center

Hasil gambar untuk rockefeller center christmas tree

Pohon tradisional dengan semangat era ‘70-an ini menjadi simbol terkenal di New York, Amerika Serikat. Pohon ini diletakkan di antara West 48th and West 51st Streets and Fifth and Sixth Avenues. Lampu-lampu dan segala rupa dekorasinya juga akan terus menyala dan bisa dilihat hingga 7 Januari 2019 pukul 21.00 waktu setempat.

Galeries Lafayette

Hasil gambar untuk galeries lafayette christmas 2018

Setiap setengah jam, hiasan bintang pohon tradisional yang ada di tengah departement store di Paris, Prancis ini akan berkelap-kelip. Tak keran jika pohon Natal penuh warna ini menjadi salah satu yang paling dinantikan.

Venesia

Hasil gambar untuk Venesia christmas three

Ahli kaca Simone Cenedese menciptakan pohon dari kaca ini setinggi 8.52 meter yang diletakkan di pusat Campo Santo, Venesia, Italia.

Claridge

Gambar terkait

Untuk pertama kalinya, sebuah pohon diciptakan tak sewajarnya. Pohon yang ada di Hotel London, Inggris ini merupakan pohon tropis dengan hiasan capung, kakatua dan leopard salju. Pohon ini juga bisa berubah fungsi, di mana pada tahun 2010 pohon tersebut diubah bertemakan laut.

Kemudian di tahun 2012, Kally Ellis McQueen membuatnya lebih alami dengan ranting Magnolia, dengan warna putih, emas dan kristal perak.

Rio De Janeiro

Hasil gambar untuk rio de janeiro christmas tree

Memiliki tinggi 85 meter, pohon satu ini mengambang di Rodrigo de Freitas lagoon, Rio de Janeiro, Brasil dan menyala begitu indah dengan 3,1 juta lampu yang dijadikan dekorasinya.

No Responses

Leave a Reply